UPNVJ Latih Dosen Menjadi Konselor untuk Perkuat Layanan Kesehatan Mental Mahasiswa

HumasUPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Pelatihan Bimbingan Konseling Tahun 2026 pada 17–19 Juni 2026 di Teduh Simatupang, Jakarta Selatan. Menghadirkan narasumber dari Yayasan Pulih, kegiatan ini membekali dosen tetap UPNVJ dengan pengetahuan dan keterampilan dasar konseling agar mampu memberikan pendampingan awal kepada mahasiswa yang menghadapi persoalan akademik, sosial, finansial, maupun psikologis.
Pelatihan ini merupakan langkah UPNVJ dalam membangun lingkungan kampus yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan emosional atau well-being campus. Dosen tidak diarahkan untuk menggantikan peran psikolog maupun psikiater, tetapi dipersiapkan menjadi pendamping awal yang mampu mendengarkan secara empatik, mengenali tanda-tanda masalah psikologis, dan menghubungkan mahasiswa dengan tenaga profesional ketika diperlukan.
Program yang diselenggarakan Bidang Kemahasiswaan dan Bidang Kerja Sama Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AKK) UPNVJ ini juga bertujuan membentuk tim konselor yang tanggap dan berempati di setiap fakultas. Keberadaan dosen konselor diharapkan dapat membuat layanan pendampingan lebih mudah dijangkau mahasiswa sekaligus mempercepat penanganan ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip dasar konseling, keterampilan mendengarkan aktif, komunikasi empatik, deteksi dini masalah psikologis, serta pertolongan pertama psikologis atau Psychological First Aid (PFA). Peserta juga dibekali pemahaman mengenai batas kewenangan konselor nonprofesional agar setiap kasus ditangani secara tepat, etis, dan bertanggung jawab.
Selain meningkatkan kapasitas dosen, kegiatan ini diarahkan untuk membangun sistem rujukan atau referral system penanganan krisis psikologis yang terintegrasi di lingkungan UPNVJ. Melalui sistem tersebut, dosen konselor dapat mengidentifikasi tingkat kebutuhan mahasiswa dan menentukan tindak lanjut, mulai dari pendampingan dasar hingga rujukan kepada psikolog, psikiater, rumah sakit, atau lembaga layanan profesional.

Pelatihan ini menjadi tindak lanjut dari penguatan layanan bimbingan konseling UPNVJ sepanjang 2026. Pada Januari 2026, UPNVJ telah merencanakan restrukturisasi Tim Bimbingan Konseling tingkat universitas, penyediaan ruang layanan, serta kerja sama dengan lembaga profesional untuk menangani kasus psikologis kategori menengah hingga berat. 
Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui kerja sama UPNVJ dengan Yayasan Pulih pada 12 Maret 2026. Kolaborasi itu mencakup penyediaan layanan konseling psikologis dan dukungan kesehatan mental bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Pertemuan tersebut dihadiri pendiri Yayasan Pulih, Dr. Livia Istania, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPNVJ, Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ., M.H. 

Menurut Ria “Melalui pelatihan ini, UPNVJ berupaya memastikan mahasiswa tidak menghadapi persoalannya seorang diri. Kehadiran dosen konselor di setiap fakultas diharapkan dapat membangun budaya kampus yang lebih peduli, aman, dan responsif, dengan tetap menjaga kerahasiaan, martabat, serta hak mahasiswa dalam memperoleh layanan pendampingan yang tepat”, jelasnya.

Program ini sekaligus memperkuat kebijakan UPNVJ dalam menghadirkan proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesiapan psikologis dan kualitas hidup mahasiswa. Penguatan tim konselor dan sistem rujukan menjadi bagian penting dalam membangun kampus yang sehat, inklusif, serta mampu mendukung mahasiswa berkembang secara akademik maupun personal.

Berita Sebelumnya

UPNVJ Perketat Pengawasan Literasi Bela Negara SEMA 2026, 8.176 Peserta Ikuti Uji Coba Daring