HumasUPNVJ — Sebanyak 719 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas pada 12–13 Agustus 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata. Mengusung tema “Unlocking the New Journey: Transformasi Diri Menjadi Patriot Kesehatan di Era Digital,” kegiatan ini membekali mahasiswa baru agar menjadi generasi kesehatan yang unggul, adaptif, berintegritas, serta memiliki identitas Bela Negara.
Jumlah mahasiswa baru tersebut terus dipantau oleh Kepala Bagian Akademik UPNVJ Oki Putra Budiarahman, S.H. selama rangkaian penerimaan dan pelaksanaan PKKMB. Berdasarkan perkembangan terakhir, total mahasiswa baru FIKES UPNVJ Tahun Akademik 2026/2027 tercatat sebanyak 719 orang yang tersebar pada sembilan program pendidikan.
Mahasiswa baru tersebut terdiri atas 66 mahasiswa D3 Keperawatan, 68 mahasiswa D3 Fisioterapi, 139 mahasiswa S1 Keperawatan, 205 mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat, 135 mahasiswa S1 Gizi, 70 mahasiswa S1 Fisioterapi, 16 mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat, 11 mahasiswa S2 Keperawatan, serta sembilan mahasiswa Profesi Ners.
Dalam pemantauan terakhir, terdapat sejumlah penyesuaian jumlah mahasiswa pada beberapa program studi. D3 Keperawatan berkurang dari 67 menjadi 66 mahasiswa, D3 Fisioterapi dari 69 menjadi 68 mahasiswa, dan S1 Gizi dari 136 menjadi 135 mahasiswa. Sementara itu, jumlah mahasiswa S1 Keperawatan tetap 139 orang, S1 Kesehatan Masyarakat 205 orang, dan S1 Fisioterapi 70 orang. Program magister mencatat 16 mahasiswa baru S2 Kesehatan Masyarakat dan 11 mahasiswa S2 Keperawatan, sedangkan Profesi Ners berjumlah sembilan mahasiswa.
PKKMB FIKES UPNVJ 2026 dirancang menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan transformasi diri dalam menghadapi perkembangan dunia kesehatan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kecakapan berpikir kritis, berkolaborasi, berinovasi, berkomunikasi, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dengan tetap menjunjung etika dan nilai kemanusiaan.
Rangkaian hari pertama diawali dengan prosesi pembukaan dan pembekalan oleh Dekan FIKES UPNVJ Dr. Sri Yani, SST.FT., Ftr., M.Si. Mahasiswa baru juga mendapat kesempatan mengenal lebih dekat tata kelola pendidikan, arah pengembangan fakultas, serta peran yang diharapkan dari mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik FIKES.
Pembekalan dilanjutkan melalui diskusi panel bersama jajaran Wakil Dekan FIKES UPNVJ, yakni Rita Ismail, S.Kp., M.K.M., MTD(HE)., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik; Sugianto, S.E., M.M., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum; serta Agustiyawan, S.ST.FT., M.Fis., Ftr., AIFO., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.
Sesuai rangkaian kegiatan, mahasiswa juga mengikuti pemaparan narasumber eksternal bidang kesehatan dan politik, panel para koordinator program studi, serta sesi bersama mahasiswa berprestasi. Pada hari kedua, pengenalan kehidupan kampus diperluas melalui panel BEM FIKES, SEMA FIKES, KSMI An-Nahl, KSM Batavia, Perpustakaan, Satgas PPKS, dan UPA Bahasa. Agenda tersebut tercantum dalam rundown PKKMB FIKES 2026.
Unsur kesiapsiagaan sebagai calon insan kesehatan diperkuat melalui Emergency Class, sedangkan pemanfaatan teknologi dan kreativitas mahasiswa dikembangkan melalui Digital Health Patriot Challenge dan Daily Mission of Patriot. Rangkaian ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami lingkungan kampus, tetapi juga mulai membangun kompetensi yang relevan dengan tantangan kesehatan di era digital.
Setelah menjalani rangkaian tingkat fakultas dan jurusan, mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 diserahkan oleh Dekan FIKES kepada para koordinator program studi. PKKMB kemudian ditutup secara simbolis oleh Dekan sebagai penanda dimulainya perjalanan akademik mahasiswa di FIKES UPNVJ.
Melalui tema Unlocking the New Journey, FIKES UPNVJ menempatkan PKKMB sebagai tahap awal pembentukan Patriot Kesehatan di era digital. Sebanyak 719 mahasiswa baru diharapkan tumbuh menjadi insan kesehatan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu bekerja lintas disiplin, serta tetap berpegang pada integritas, empati, etika, nilai kemanusiaan, dan semangat Bela Negara.