HumasUPNVJ — Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memperkuat kualitas pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah fokus pembelajaran pada bidang kesehatan matra, sejalan dengan visi program studi untuk bersaing di tingkat nasional dan Asia pada 2030. Hal itu disampaikan Koordinator Program Studi Keperawatan Program Sarjana UPNVJ, Ns. Gamya Tri Utami, S.Kep., M.Kep., dalam wawancara bersama tim Humas UPNVJ.
Menurut Gamya, keunggulan S1 Keperawatan UPNVJ tidak hanya terletak pada pembelajaran teori di kelas, tetapi juga pada pengalaman praktik yang terintegrasi. Mahasiswa dibekali pembelajaran melalui praktikum di laboratorium serta praktik klinik di berbagai wahana, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga komunitas. Model pembelajaran ini dirancang agar mahasiswa memiliki kesiapan akademik, keterampilan teknis, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.
Ia menjelaskan, kekhasan bidang kesehatan matra menjadi pembeda S1 Keperawatan UPNVJ dengan program studi sejenis. Dalam implementasinya, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep keperawatan secara umum, tetapi juga mengikuti praktik lintas program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan. Kegiatan tersebut diwujudkan dalam simulasi bersama, seperti penanganan kegawatdaruratan dan simulasi bencana, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar kolaboratif sejak dini. Penguatan pembelajaran kesehatan matra juga terlihat dalam berbagai kegiatan akademik FIKES UPNVJ, termasuk workshop dan skill station kesehatan matra yang menitikberatkan pada penanggulangan bencana.
“Mahasiswa belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui laboratorium, praktik klinik, dan simulasi bersama. Ini menjadi keunggulan karena mereka dibiasakan menghadapi situasi nyata, termasuk kegawatdaruratan dan kebencanaan,” kata Gamya.
Dari sisi prospek lulusan, S1 Keperawatan UPNVJ membuka peluang karier yang luas di sektor kesehatan. Lulusan dapat berkarier sebagai perawat di rumah sakit dan berbagai fasilitas layanan kesehatan lain, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, lulusan juga memiliki peluang menjadi penyuluh kesehatan, aparatur di instansi pemerintah seperti Dinas Kesehatan, hingga mengembangkan karier sebagai nurse entrepreneur.
Gamya menuturkan, peluang menjadi perawat wirausaha terbuka setelah lulusan memenuhi persyaratan profesi, seperti memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP). Dengan bekal tersebut, lulusan S1 Keperawatan dan profesi Ners dapat membuka praktik keperawatan mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. Pilihan karier ini menunjukkan bahwa pendidikan keperawatan tidak hanya menyiapkan tenaga kesehatan untuk bekerja di institusi, tetapi juga mendorong kemandirian profesional.
Keunggulan pembelajaran berbasis praktik, penguatan kolaborasi lintas disiplin, serta fokus pada kesehatan matra memperlihatkan komitmen UPNVJ dalam menyiapkan lulusan yang responsif terhadap tantangan sektor kesehatan. Visi resmi program studi juga menegaskan arah pengembangan tersebut, yakni menjadi Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Ners yang unggul, inovatif di bidang kesehatan matra, beridentitas bela negara, serta mampu bersaing di tingkat nasional dan Asia pada 2030.
Bagi calon mahasiswa yang memiliki minat besar untuk menjadi perawat profesional, S1 Keperawatan FIKES UPNVJ menawarkan lingkungan belajar yang memadukan keilmuan, keterampilan praktik, dan kesiapsiagaan dalam situasi khusus. Selaras dengan komitmen UPNVJ di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, penguatan mutu program studi menjadi bagian dari upaya universitas menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, kompetitif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.