HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan Pemerintah Provinsi DKI Kota Jakarta untuk menyelenggarakan Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 pada Jumat (10/2). Kegiatan ini merupakan agenda Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan pembekalan, motivasi, dan penguatan komitmen kepada mahasiswa penerima bantuan pendidikan KJMU agar disiplin, berprestasi, serta menuntaskan studi tepat waktu. Pada Kegiatan Tahap II di UPNVJ kali ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana.
Dalam sambutan pembuka acara, Rektor UPNVJ Prof. Anter Venus menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa UPNVJ telah berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia menjelaskan bahwa sejak bertransformasi menjadi PTN, UPNVJ mengalami berbagai peningkatan signifikan, termasuk dalam jumlah peminat.
“Yang berminat masuk UPN mencapai 94 ribu orang, dan yang diterima hanya sekitar 5–8 persen saja,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa UPNVJ berhasil menempati posisi ke-9 pada tahun 2024 untuk nilai rerata UTBK tertinggi Tingkat Nasional dan terus berkomitmen untuk bertransformasi serta meningkatkan capaian kinerja sebagai Badan Layanan Umum (BLU).
Terkait program KJMU, Prof. Venus mengungkapkan bahwa UPNVJ tidak menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara merata pada kelompok tinggi. Sebanyak 40 persen mahasiswa berada pada kelompok UKT 1–4. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan melalui program KJMU.
“Data terakhir, penerima aktif KJMU di UPNVJ sebanyak 1.082 mahasiswa. Program ini sangat luar biasa karena mampu meningkatkan stratifikasi sosial penerimanya,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa penerima KJMU di UPNVJ mencapai 3,71.
Prof. Venus berharap program KJMU dapat terus dipertahankan bahkan diperluas agar semakin banyak mahasiswa yang terbantu dalam mengakses pendidikan tinggi.
Setelah sambutan Rektor, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan KJMU secara simbolis kepada empat mahasiswa angkatan 2025, yaitu Abdul Rohman Irwansyah (DIII Sistem Informasi), Auffar Rizqullah (S1 Hukum), Febiey Natasya Budi Kayla (S1 Akuntansi), dan Ratu Alini Ghina Salma (S1 Ilmu Politik). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Prof. Venus Bersama dengan Wagub Rano.
Dalam sambutannya, Wagub Rano menegaskan bahwa program KJMU merupakan bentuk investasi pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia menyebut bahwa jumlah penerima KJMU terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Pada Tahap I, penerima tercatat sebanyak 16.979 mahasiswa, sedangkan pada Tahap II mencapai 16.920 mahasiswa. Khusus di UPN Veteran Jakarta, jumlah penerima sebanyak 1.082 mahasiswa, terdiri atas 107 penerima baru dan 975 penerima lanjutan,” paparnya.
Wagub Rano juga menambahkan bahwa penerima KJMU tidak hanya mendapatkan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, serta kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan diri.
Di akhir sambutannya, Wagub Rano berpesan agar mahasiswa penerima KJMU mampu menunjukkan prestasi baik secara akademik maupun non-akademik, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa harus berperan aktif dalam mendampingi warga, menjaga lingkungan, dan terlibat dalam program pemberdayaan,” tutupnya.