Buka RAKORNAS Forum AKPK 2026, UPNVJ Dorong Integrasi Tata Kelola Perguruan Tinggi Berdampak

IMG_0428.JPG

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Forum Kepala Biro/Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama (AKPK) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Politeknik se-Indonesia pada 5 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ, Jakarta, ini menjadi forum strategis untuk memperkuat integrasi tata kelola perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pendidikan tinggi yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Pembukaan RAKORNAS dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026).

Mengusung tema “Transformasi Tata Kelola PTN: Integrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama untuk Kinerja Kampus Berdampak”, RAKORNAS 2026 mempertemukan para pimpinan dan pengelola bidang AKPK dari berbagai perguruan tinggi negeri dan politeknik di Indonesia. Forum ini diarahkan untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta merumuskan langkah strategis guna meningkatkan efektivitas tata kelola pendidikan tinggi.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan kegiatan, Henry Binsar H. Sitorus Plt. Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVJ menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dan integrasi kebijakan dalam menghadapi perubahan kebutuhan pendidikan tinggi. Transformasi tata kelola perguruan tinggi perlu didukung oleh koordinasi yang kuat antara bidang akademik, kemahasiswaan, perencanaan, dan kerja sama agar setiap kebijakan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat yang terukur.

“Transformasi tata kelola perguruan tinggi tidak dapat berjalan secara parsial. Diperlukan integrasi yang kuat antara bidang akademik, kemahasiswaan, perencanaan, dan kerja sama agar seluruh kebijakan dan program perguruan tinggi bergerak menuju tujuan yang sama, yaitu menghasilkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.”

Henry juga menggarisbawahi bahwa RAKORNAS menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan perspektif dan memperkuat jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi perlu mengembangkan tata kelola yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mampu mendorong inovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan menjawab kebutuhan pembangunan nasional.

Sebagai tuan rumah, UPNVJ memandang penyelenggaraan forum nasional tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi. Kolaborasi antar-PTN diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan dapat diterapkan sesuai karakteristik serta kebutuhan masing-masing perguruan tinggi.

Integrasi Kebijakan dan Penguatan Satu Data Perguruan Tinggi
Memasuki agenda utama hari pertama, peserta mengikuti diskusi pengantar bertajuk “PTN sebagai Orkestrator Inovasi Berdampak dalam Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi” yang menghadirkan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T.

Diskusi tersebut membahas peran strategis perguruan tinggi dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan publik. Penguatan koordinasi antarfungsi kelembagaan menjadi salah satu aspek penting agar pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Selanjutnya, RAKORNAS menghadirkan Ketua Tim Kerja Pengelolaan Data dan Informasi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Ir. Franova Herdiyanto, S.Kom., M.T.I., dalam diskusi bertema “Peran Satu Data dalam Perancangan dan Pengambilan Kebijakan yang Berdampak”.

Pembahasan ini menempatkan integrasi data sebagai fondasi penting dalam perencanaan, pengambilan keputusan, serta evaluasi kebijakan perguruan tinggi. Ketersediaan data yang akurat, konsisten, dan terintegrasi diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan ketepatan penyusunan program pendidikan tinggi.

Semangat integrasi yang diusung dalam RAKORNAS diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kebijakan perguruan tinggi yang lebih responsif terhadap tantangan zaman. Dengan memperkuat sinergi akademik, kemahasiswaan, perencanaan, dan kerja sama, perguruan tinggi diharapkan mampu meningkatkan kinerja kelembagaan sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia.
 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Beniharmoni Harefa Pakar Hukum UPNVJ Jadi Ahli di Mahkamah Konstitusi