Usia Senja Tetap Sehat, Mahasiswa Gizi UPNVJ Ajak Lansia Terapkan Gizi Seimbang

HumasUPNVJ – Lima mahasiswa Program Studi Gizi Program Sarjana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memberikan edukasi gizi seimbang dan aktivitas fisik kepada lanjut usia (lansia) di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Pondok Rajeg, Rabu (4/11/2026). Melalui penyuluhan interaktif, mahasiswa mengajak para lansia menerapkan pola makan sehat dan tetap aktif bergerak sesuai kemampuan untuk menjaga kualitas hidup. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik lapangan mata kuliah Komunikasi dan Edukasi Gizi yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pelayanan kepada masyarakat.

Kelima mahasiswa semester tiga yang terlibat ialah Rizqiyah Faiqoh, Brigita Arnetha Maharani, Risky Novianty, Miqayla Fadilla Revasani, dan Muthia Nisrina Latansa. Mereka memberikan penyuluhan dengan pendekatan komunikatif agar materi kesehatan mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan prinsip gizi seimbang, pemilihan bahan pangan yang sesuai dengan kebutuhan lansia, serta pentingnya kecukupan zat gizi untuk mempertahankan kesehatan dan fungsi tubuh. Penyuluhan berlangsung melalui komunikasi dua arah yang memberikan kesempatan kepada para lansia untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai kebiasaan makan mereka.

Selain memberikan edukasi gizi, mahasiswa melakukan pemantauan aktivitas fisik untuk mengetahui gambaran kebiasaan bergerak para lansia. Hasil pemantauan tersebut menjadi bagian dari pendekatan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebugaran melalui aktivitas yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Mahasiswa juga memperkenalkan aktivitas fisik ringan, kegiatan sosial, dan aktivitas rekreatif sebagai upaya mendukung kesehatan fisik serta kesejahteraan psikologis lansia. Pendekatan ini menekankan bahwa menjaga kesehatan pada usia lanjut tidak hanya berkaitan dengan asupan makanan, tetapi juga keseimbangan antara aktivitas fisik, interaksi sosial, dan kondisi emosional.

Dosen pembimbing kegiatan, M. Ikhsan Amar, S.Gz., M.Kes., menegaskan bahwa bertambahnya usia bukan alasan untuk mengurangi perhatian terhadap kesehatan. Menurutnya, penerapan kebiasaan sederhana secara konsisten dapat membantu lansia mempertahankan kemandirian dan menikmati kehidupan dengan lebih baik.

"Usia lanjut bukanlah alasan untuk tidak hidup sehat, aktif, dan bugar. Justru inilah momentum bagi oma dan opa untuk menikmati indahnya kehidupan. Dengan menjaga pola makan, tetap aktif bergerak sesuai kemampuan, serta menjalani aktivitas yang menyenangkan, para lansia diharapkan dapat menikmati masa tua dengan lebih sehat, mandiri, dan bahagia," ujar Ikhsan.

Ia menjelaskan bahwa edukasi kesehatan bagi lansia membutuhkan pendekatan humanis yang mempertimbangkan perubahan kondisi fisik, kebutuhan gizi, dan kemampuan setiap individu. Komunikasi yang sederhana dan interaktif dinilai penting agar pesan kesehatan dapat diterima serta diterapkan secara berkelanjutan.

Seiring bertambahnya usia, perubahan fisiologis dapat memengaruhi nafsu makan, kebutuhan zat gizi, dan kemampuan tubuh melakukan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemenuhan gizi seimbang dan aktivitas fisik yang sesuai menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan kesehatan serta mengurangi risiko penurunan fungsi tubuh.

Bagi mahasiswa, praktik lapangan ini menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi gizi yang diperoleh selama perkuliahan. Interaksi langsung dengan lansia juga melatih kepekaan sosial, empati, dan kemampuan menyampaikan informasi kesehatan berdasarkan kebutuhan kelompok sasaran.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran UPNVJ dalam menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Edukasi di Panti Werdha Muslim Rumah Oma diharapkan dapat mendorong para lansia untuk menerapkan kebiasaan sehat secara mandiri, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, hingga menjaga interaksi sosial.

Melalui kegiatan tersebut, UPNVJ terus mendorong penguatan pembelajaran yang berorientasi pada kepedulian sosial dan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak.

 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Disa Prihantini | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

263 Mahasiswa FK UPNVJ Ikuti Simulasi Penanganan Bencana dan Rumah Sakit Lapangan 2026

Berita Selanjutnya

Beniharmoni Harefa Pakar Hukum UPNVJ Jadi Ahli di Mahkamah Konstitusi