Humas-UPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) masuk nominasi Anugerah Media Humas (AMH) 2026 kategori Kampanye Komunikasi Publik yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Nominasi tersebut diraih melalui kampanye bertajuk “Kampus Hijau Peduli Sampah” dengan pesan utama “Kelola Sampah, Mulai dari Kita”. Penetapan nomine disampaikan melalui surat Komdigi tertanggal 6 November 2026, setelah melalui proses penilaian karya kehumasan tingkat nasional.
Nominasi AMH Komdigi 2026 menjadi pencapaian penting bagi UPNVJ dalam mengembangkan komunikasi publik yang berorientasi pada persoalan lingkungan. Melalui kampanye tersebut, Humas UPNVJ mengintegrasikan edukasi pengelolaan sampah, publikasi inovasi sivitas akademika, serta pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Ketua Tim Kerja Humas, Layanan Terpadu, dan Informasi Publik UPNVJ, Dr. Firdaus Noor, M.IKom., M.Sn., menyampaikan bahwa keberhasilan masuk nominasi AMH 2026 merupakan pengakuan terhadap konsistensi UPNVJ dalam mengembangkan komunikasi publik yang tidak hanya berfokus pada penyebarluasan informasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Capaian sebagai Nomine Anugerah Media Humas (AMH) 2026 Kategori Kampanye Komunikasi Publik merupakan bentuk apresiasi nasional sekaligus validasi atas komitmen UPN 'Veteran' Jakarta dalam menghadirkan komunikasi publik yang berdampak nyata,” ujar Firdaus.
Menurutnya, kampanye tersebut merupakan wujud keterlibatan Humas UPNVJ dalam mengomunikasikan berbagai inisiatif lingkungan yang dikembangkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan mitra masyarakat. Pendekatan kolaboratif menjadi landasan untuk memperluas jangkauan pesan sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap persoalan sampah.
“Melalui kampanye 'Kampus Hijau Peduli Sampah', kami tidak hanya menyampaikan narasi edukatif, tetapi juga mendorong aksi kolaboratif seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan kepedulian lingkungan yang selaras dengan nilai Bela Negara dan Sustainable Development Goals (SDGs). Pengakuan dari Kementerian Komdigi ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh Tim Humas UPNVJ untuk terus berinovasi, menjaga transparansi, dan memperkuat kepercayaan publik secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Kampanye “Kampus Hijau Peduli Sampah” dirancang dengan pendekatan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui penyediaan sarana kebersihan, tetapi membutuhkan perubahan perilaku, dukungan teknologi, dan kolaborasi berbagai pihak. Pendekatan ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan, permukiman berkelanjutan, konsumsi bertanggung jawab, dan penanganan perubahan iklim.
Dalam pelaksanaannya, Tim Kerja Humas UPNVJ menerapkan strategi komunikasi terintegrasi menggunakan model PESO (Paid, Earned, Shared, Owned Media). Strategi tersebut menggabungkan publikasi melalui laman resmi universitas dan fakultas, penyebarluasan konten media sosial, pemberitaan media massa eksternal, serta dukungan publikasi berbayar untuk memperluas jangkauan pesan kampanye.
Berdasarkan dokumentasi kampanye periode Januari hingga Oktober 2026, Humas UPNVJ menghimpun 21 artikel pada laman universitas dan fakultas, 18 konten media sosial, serta 15 pemberitaan di media eksternal. Materi publikasi memuat berbagai kegiatan edukasi, penelitian, inovasi teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pengelolaan sampah.
Salah satu inovasi yang dipublikasikan adalah pengembangan EcoScale oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UPNVJ melalui program SMART-WASTE. Teknologi ini diterapkan untuk mendukung digitalisasi operasional Bank Sampah Lapak Lontar di Kabupaten Bogor, termasuk pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan bank sampah.
Kontribusi lainnya berasal dari Fakultas Teknik UPNVJ melalui pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik. Inovasi tersebut memanfaatkan proses pencacahan dan pengolahan kembali plastik menjadi produk bernilai guna. Upaya ini menjadi bagian dari pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung pemanfaatan kembali limbah dan penguatan ekonomi sirkular.
Kampanye juga melibatkan organisasi mahasiswa dan komunitas di lingkungan universitas. Melalui berbagai kanal media sosial, pesan mengenai pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta aktivitas bank sampah disampaikan untuk meningkatkan keterlibatan sivitas akademika dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Selain publikasi digital, penguatan kampanye dilakukan melalui kegiatan edukasi langsung. Pada Oktober 2026, Humas UPNVJ menyelenggarakan edukasi pemilahan sampah yang disertai pengukuran awal terhadap sepuluh peserta. Hasilnya, sembilan peserta menunjukkan pemahaman mengenai cara memilah sampah berdasarkan jenisnya. Temuan terbatas tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menyusun pendekatan edukasi lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Dari sisi pemantauan pemberitaan, data evaluasi internal kampanye mencatat komposisi sentimen positif sebesar 82,2 persen, netral 15,6 persen, dan negatif 2,2 persen. Dominasi sentimen positif dalam materi yang dipantau menunjukkan kecenderungan pemberitaan yang mendukung isu lingkungan yang diangkat UPNVJ. Hasil tersebut menjadi salah satu dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas pesan, memperluas jangkauan komunikasi, dan mendorong partisipasi masyarakat.
UPNVJ juga mengembangkan pendekatan pengelolaan lingkungan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mempertemukan hasil penelitian, inovasi teknologi, dan kebutuhan masyarakat sehingga pengelolaan sampah tidak hanya menjadi persoalan kebersihan, tetapi juga bagian dari pemberdayaan sosial dan ekonomi.
Anugerah Media Humas merupakan penghargaan tahunan Komdigi bagi pengelola kehumasan kementerian, lembaga, badan usaha, perguruan tinggi, serta pemerintah daerah. Ajang ini bertujuan mendorong inovasi, peningkatan kualitas komunikasi publik, dan pengelolaan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan undangan yang diterima UPNVJ, malam penganugerahan AMH 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 November 2026, di Hotel Four Seasons Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi puncak apresiasi terhadap karya dan praktik komunikasi publik dari berbagai instansi di Indonesia.
Bagi UPNVJ, nominasi tersebut menjadi dorongan untuk mengembangkan komunikasi publik yang tidak hanya mengedepankan penyampaian informasi, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan, inovasi, dan kebutuhan masyarakat. Kampanye “Kampus Hijau Peduli Sampah” diharapkan terus berkembang sebagai gerakan bersama untuk mendorong kepedulian dan tanggung jawab lingkungan.
Sejalan dengan arah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UPNVJ, Nur Syarifah, S.H., LL.M., yang menekankan pentingnya tata kelola perguruan tinggi secara profesional, transparan, dan akuntabel, penguatan komunikasi publik menjadi bagian dari keberlanjutan program strategis universitas. Melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan masyarakat, UPNVJ berkomitmen memperluas manfaat inovasi lingkungan, memperkuat implementasi nilai-nilai Bela Negara, serta mendukung semangat Diktisaintek Berdampak.