Berbeda dari Wisuda Sebelumnya, Wisuda ke - 64 Orkes SIMABARA Tampil Perdana hingga Ditiadakannya Jabat Tangan

unik_64_(2).JPG

HumasUPNVJ - Setelah empat tahun menjalani masa kuliah, akhirnya tiba juga sesuatu yang paling ditunggu-ditunggu yaitu pelaksanaan wisuda. Acara seremonial wisuda biasanya diselenggarakan dengan teknis rektor dan anggota senat hadir dalam prosesi sidang terbuka, kemudian rektor memindahkan tali toga sebagai tanda mahasiswa tersebut berhasil lulus, serta berjabat tangan sebagai tanda ucapan salamat.

Secara teknis, acara wisuda ke – 64 yang dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2020 berjalan lancar dan sesuai harapan. Namun, yang berbeda dari proses biasanya yaitu dalam proses pelantikan wisudawan ditiadakannya jabat tangan. Biasanya jabat tangan dilakukan saat proses pemberian map tanda lulus oleh dekan dan proses pelantikan oleh rektor, namun hal itu ditiadakan pada wisuda kali ini, Hal ini dilakukan sebagai tindakan kewaspadaan UPN Veteran Jakarta untuk menghindari virus yang tengah mewabah dan berkembang saat ini yaitu kasus virus Corona Covid-19.

unik_64_(3).JPG

Walaupun jabat tangan ditiadakan, namun sesuai dengan arahan rektor dan jajarannya jabat tangan dirubah menjadi salam Namaste, yaitu dengan gerakan menyatukan dua telapak tangan di depan dada, mirip dengan gerakan berdoa yang dilakukan dihadapan dekan dan salam hormat dengan meletakan tangan kanan ke dada dihadapan rektor yang melambangkan kesungguhan hati melaksanakan tugas sepenuh hati. Kedua bentuk salam tersebut merupakan pengganti jabat tangan dalam proses wisuda ke – 64 dengan tidak menghilangkan rasa saling menghormati dan memberi apresiasi kepada wisudawan atas apa yang telah diperjuangankan.

Perbedaan tidak hanya sampai disitu, berbeda dari tahun sebelumnya dimana prosesi nyanyian wisuda hanya diiringi oleh paduan suara Gita Advayatva, di wisuda ke – 64 ini para wisudawan disungguhkan dengan penampilan menarik dari orkes keroncong Simphoni Mahasiswa Bela Negara (SIMABARA) UPN Veteran Jakarta.

Dengan membawakan 2 lagu nasional dan 1 lagu masa kini dan berkolaborasi dengan paduan suara Gita Advayatva, Simabara berhasil membuat atmosfer dan warna yang berbeda di wisuda kali ini. Dengan perpaduan lantunan musik tradisional dan modern Simbara hadir dengan ciri khasnya  yaitu menggunakan alat dari berbagai daerah yaitu daerah jawa barat, jawa tengah, bali, padang, dan sulawesi utara.

Simabara hadir sebagai upaya dalam bentuk memperjuangan kesenian dan kebudayaan daerah. Hal ini merupakan salah satu implementasi bela Negara yang dilakukan pihak UPN Veteran Jakarta dan mahasiswa dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia. Dengan penampilan orkes keroncong masa kini oleh Simabara, rektor UPN Veteran Jakarta dan jajaranya berharap akan meningkatkan minat generasi muda dalam menjaga dan ikut dalam melestarikan keroncong baik sekarang ataupun dimasa yang akan mendatang.

IMG_9878.JPG

 

Berita Sebelumnya

Wisuda Ke – 64, UPN Veteran Jakarta Angkat Tema “Lulusan Unggul Beridentitas Bela Negara untuk Indonesia Maju”

Berita Selanjutnya

UPNVJ Kembali Berikan Penghargaan Karya Mahardika pada Wisuda ke 64